nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Brasil dan India Belum Jadi Pesaing Kuat Australia dalam Ekspor Daging

Selasa 21 Januari 2020 11:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 21 320 2155930 brasil-dan-india-belum-jadi-pesaing-kuat-australia-dalam-ekspor-daging-duscPNJvP6.jpg Daging(Okezone)

JAKARTA - Brasil dan India beberapa tahun belakangan menjadi eksportir daging di beberapa negara. Hal ini menjadi suatu kendala bagi eksportir terbesar Sapi, yaitu Australia.

Namun, Sapi Brasil dan Kerbau India belum menjadi saingan kuat. Meskipun kini daging sapi Australia harus bertarung dengan eksportir lain di kawasan Asia Tenggara, sejauh ini persaingan tersebut belum mempengaruhi angka permintaan atau perubahan harga.

 Baca juga: Naik 15%, Ekspor Sapi Australia Terbesar ke Indonesia pada 2019

Manajer Meat and Livestock Australia Tim Ryan mencontohkan, di Indonesia. Angka daging kerbau asal India yang beredar di pasar Indonesia naik dua kali lipat dibanding tahun lalu, atau sekitar 56.000 ton sampai September 2019.

"Kita juga tahu bahwa Brasil mengantongi izin 50.000 ton daging sapi masuk ke Indonesia pada pengiriman perdana mereka pada Desember 2019," ujar Tim Ryan mengutip ABC, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

 Baca juga: Jumlah Populasi Sapi Nasional Meningkat 113% Sepanjang 2019

Hal ini tercermin akan Indonesia yang kembali buka keran impor sapi dan kerbau 2020. Sementara itu, Indonesia kembali membuka keran impor bagi daging sapi dan kerbau di tahun 2020.

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menyebut, keseluruhan total kebutuhan daging sapi dan kerbau di tahun ini masih sama dengan tahun 2019, yakni sekitar 600.000 ton.

 Baca juga: 2020, RI Kembali Impor Daging Sapi dari Brasil

Dari jumlah tesebut, kuota impor daging sapi dan kerbau dibuka sebanyak 60.000 ton untuk kebutuhan konsumsi, dan 129.000 ton untuk kebutuhan industri. Sedangkan untuk sapi hidup, kuotanya adalah sebesar 550.000 ekor.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini