Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BNI Himpun DPK Rp614,31 Triliun di 2019, Hanya Tumbuh 6,1%

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 22 Januari 2020 |18:39 WIB
BNI Himpun DPK Rp614,31 Triliun di 2019, Hanya Tumbuh 6,1%
Uang Rupiah. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp614,31 triliun hingga akhir tahun 2019. Realisasi itu tumbuh 6,1% dibandingkan posisi DPK pada akhir 2018 yang sebesar Rp578,78 triliun.

Namun secara persentase, pertumbuhan DPK BNI di tahun 2019 mengalami perlambatan. Pada akhir 2018, perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 12,1% dari akhir tahun 2017 yang sebesar Rp516,10 triliun.

"Pertumbuhan bisnis BNI didukung oleh pertumbuhan DPK berbiaya rendah (CASA) pada tahun 2019," ujar Direktur Keuangan BNI Ario Bimo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga: Laba Bersih BNI Naik 2,5% Jadi Rp15,3 Triliun di 2019

Dia menjelaskan, komposisi CASA tercatat sebesar 66,6% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh BNI atau sebesar Rp409,13 triliun. Kinerja CASA itu utamanya ditopang pertumbuhan giro sebesar 22,3% secara tahunan.

"Membaiknya realisasi CASA tersebut menyebabkan BNI dapat menjaga cost of fund terjaga pada level 3,2%," kata Ario.

Dia menyatakan, perseroan terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan CASA dengan meningkatkan jumlah branchless banking menjadi 157.000 agen dari sebelumnya 112.000 agen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement