nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki: Hongaria Tawarkan Kerjasama di Bidang Air Minum

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 14:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 470 2157696 menteri-basuki-hongaria-tawarkan-kerjasama-di-bidang-air-minum-TZLuAZ9T4f.jpeg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menerima kunjungan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria Peter Szijjarto.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pertemuan tersebut untuk membahas langkah-langkah lanjutan kerja sama di bidang investasi pada beberapa pembangunan infrastruktur di Indonesia. Materi yang didiskusikan yakni rencana kelanjutan kerja sama pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM-IKK) dan dukungan Hongaria dalam Teknologi Nirsentuh/Multi Lane Free Flow (MLFF) pada Gerbang Tol.

Baca Juga: Ikut Proyek Bayar Tol Tanpa Henti, Berapa Investasi yang Digelontorkan Hongaria?

“Untuk kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama sudah selesai, sudah 100% pembangunannya di 36 Ibu Kota Kecamatan. Dengan keberhasilan tersebut Pemerintah Hongaria kembali menawarkan kelanjutan kerja sama di bidang Air Minum dan akan dihitung kebutuhannya bersama dengan Bappenas karena air bersih menjadi salah satu prioritas kerja lima tahun ke depan,” kata Menteri Basuki dilansir dari laman Kementerian PUPR, Jumat (24/1/2020).

Pelaksanaan kerjasama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama di 36 Ibu Kota Kecamatan telah dimulai sejak 2017 dengan anggaran 36,443 Juta USD. Saat ini program tersebut telah selesai dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2019 dengan progres fisik dan keuangan 100%. Lingkup kerja sama pembangunan SPAM IKK tersebut mencakup konstruksi bangunan intake dengan kapasitas pompa air baku sebesar 22-44 liter/detik, Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir dengan kapasitas tampung 300-600 m3 dan pompa distribusi.

Baca Juga: 2 Underpass Rampung, Kemacetan di Yogyakarta Bakal Berkurang

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, berdasarkan evaluasi kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama, pengaturan poin kesepakatan dalam penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) harus ditingkatkan dari sebelumnya hanya 50% menjadi 75%. “Tadi sudah kami sampaikan bahwa kita ingin dalam kerja sama berikutnya dengan struktur pembiayaan yang sama penggunaan TKDN bisa meningkat,” ujar Menteri Suharso Monoarfa.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini