Tahun Tikus Logam, Ternyata Feng Shui Tak Sekadar Air dan Angin

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 22:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 25 470 2158212 tahun-tikus-logam-ternyata-feng-shui-tak-sekadar-air-dan-angin-APO44hIAGh.jpg Imlek (Reuters)

JAKARTA - Feng shui seringkali dikaitkan dengan menyembah berhala. Ini dikarenakan ilmunya yang berfokus dengan arah air dan angin. Lalu, apakah benar seperti itu?

Faktanya, feng shui tidak menyembah air dan angin. Feng shui bukan aliran kepercayaan animisme yang menyembah roh atau makhluk halus.

 Baca juga: Imlek 2020, Kecocokan Bisnis versi Feng Shui

Seperti dikutip dari buku '78 Tips Menambah Hoki Anda' karya Suhana Lim, istilah feng shui pertama muncul pada era Dinasti Jin. Ilmu ini ditemukan dari seorang ahli geologi dan feng shui bernama Guo Po (276–324 M).

Zhang Shu menulis dalam bukunya bahwa energi chi akan terpencar dengan terbawa oleh angin dan air akan menampungnya. Air merupakan sumber kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kehidupan di dunia mati bila tak ada air. Feng shui sudah menganalisis betapa pentingnya air bagi kehidupan sejak ribuan tahun lalu.

 Baca juga: Fakta Imlek 2020, Impor Buah Meningkat hingga Berkah Pedagang Pernak Pernik

Angin yang akan membawa air dari satu wilayah ke wilayah lain. Angin membantu proses penguapan air di laut, danau, atau sungai, membawanya ke langit yang kemudian turun sebagai hujan. Selain itu, angin juga menjadi sarana bagi chi untuk bersirkulasi.

Feng shui tak hanya menganalisis angin dan air saja. Feng shui juga menganalisis api, kayu, tanah, dan logam. Semua komponen tersebut merupakan unsur yang penting dalam kehidupan di dunia.

Dengan memahami berbagai unsur itu, seseorang dapat memanfaatkan semua komponen tersebut untuk membantu dan meningkatkan kehidupannya. Setiap orang bisa mempercayai feng shui yang berbeda-beda, sesuai dengan agama dan kepercayaannya dalam mengaplikasikan ilmu dan teknik feng shui.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini