nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Boeing Uji Coba Perdana Pesawat 777X, Hasilnya?

Irene, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 15:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 26 320 2158528 boeing-uji-coba-perdana-pesawat-777x-hasilnya-sA3KzHUwZm.jpg Boeing Uji Coba Terbang Perdana Pesawat 777X (Foto: BBC)

JAKARTA - Boeing menyelesaikan uji terbang pertama dari pesawat barunya dengan model 777X. Uji coba penerbangan pesawat ini berlangsung di Seattle selama empat jam lamanya.

Melansir BBC, Minggu (26/1/2020), dua upaya penerbangan lainnya yang direncanakan Boeing untuk pesawat 777X-nya batal dilakukan dikarenakan faktor angin kencang. Tidak sampai di sini, tes lebih lanjut masih perlu untuk dilakukan pesawat 777X ini sebelum nantinya dapat memasuki layanan Emirates yang dijadwalkan pada tahun depan.

Baca Juga: Boeing Pinjam USD10 Miliar untuk Produksi Pesawat Baru

Pesawat 777X Boeing adalah versi yang lebih besar dan lebih efisien dari model 777 mini-jumbonya yang sukses. 777X lebih menonjol dalam segi fisiknya, yaitu ujung sayap lipat dan dengan mesin komersial terbesar di dunia.

"Ini mewakili hal-hal besar yang dapat kita lakukan sebagai perusahaan," ujar Wendy Sowers, Direktur Pemasaran 777X.

Saat ini, Boeing mengatakan telah berhasil menjual pesawat 777X-nya sebanyak 309 pesawat yang masing-masing dihargai USD442 juta atau sekitar Rp6 triliun (kurs Rp13.582 per USD). 777X ini nantinya akan menjadi lawan dari pesawat perusahaan pesaingnya Airbus A350-1000 yang dapat menampung sekitar 360 penumpang.

Baca Juga: Order Pesawat Boeing Turun 53% Sepanjang 2019

Percepatan perampungan proyek mulai dari uji coba hingga perijinan pesawat 777X ini merupakan langkah tanggap Boeing untuk mengembalikan image positifnya menyusul kecelakaan pesawat 737 Max-nya yang telah dilarang terbang pasca 2 kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang.

Boeing telah menghadapi beberapa penyelidikan atas tuduhan mengorbankan keselamatan penumpang agar dapat terus melancarkan pengiriman pesanan pesawatnya kepada pelanggan. Pesawat 737Max yang dilarang terbang diperkirakan merugikan Boeing hingga USD9 miliar atau Rp122 triliun.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini