Waspada Virus Korona, Pekerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung Di-screening

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 320 2158808 waspada-virus-korona-pekerja-kereta-cepat-jakarta-bandung-di-screening-9kC35VEbVM.jpg Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Manajemen PT Kereta Cepat Indonesia-China terus melakukan pengawasan kepada para karyawannya dari virus korona. Utamanya kepada para pekerjanya yang berasal dari luar negeri.

Baca Juga: Antisipasi Virus Korona, Petugas Awasi ABK China yang Masuk Pelabuhan

Direktur HR LA & Asset KCIC Puspita Anggraeni mengatakan, saat ini manajemen KCIC bekerja sama dengan seluruh kontraktor yang terlibat dalam proyek KCJB untuk terus melakukan monitoring seluruh pekerja.

"Terhadap tenaga kerja yang yang telah berdinas dari luar negeri dan keluar masuk proyek kami, kami wajibkan screening kesehatan, dan termasuk update kondisi kesehatannya," ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Baca Juga: Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 80 Orang, 2.744 Terinfeksi

Menurutnya, sejak terjadinya wabah virus korona, pihaknya telah memberlakukan prosedur screening berupa pemeriksaan kesehatan bagi seluruh karyawan dan kontraktor KCJB yang baru tiba dari perjalanan termasuk transit dari luar negeri.

Bahkan pengecekan juga dilakukan kepada para keluarga serta tamu yang mengunjungi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai tindakan pencegahan masuknya virus berbahaya tersebut ke lingkungan kerja.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bekerja sama dengan beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta dan Bandung dengan pola standar yang diberlakukan untuk menangani penyakit menular.

Di sisi lain, dilakukan pula tindakan antisipasi seperti mewajibkan setiap karyawan untuk menggunakan masker di lingkungan kerja KCJB serta tindakan-tindakan pencegahan lainnya sesuai dengan imbauan Kementerian Kesehatan.

"Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) telah menerapkan prosedur pemeriksaan kesehatan bagi segenap tenaga kerja yang bergabung bahkan sebelum wabah korona menyebar, guna memastikan kesehatan dan keselamatanan lingkungan kerja disekitar lingkungan proyek," ucap Puspita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini