Jokowi ke Pindad dan PAL: Penuhi Dulu Pasar Kita

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 320 2159084 jokowi-ke-pindad-dan-pal-penuhi-dulu-pasar-kita-3C2HwA6dZD.jpg Presiden Jokowi Kunjungi Hanggar PT Pal. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta industri strategis pertahanan mengutamakan kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu dan jika ada sisa kemudian diekspor ke luar negeri.

“Ya seperti PT PAL ini sudah mengekspor ke beberapa negara, saya kira itu sudah bagus. Tetapi kita sendiri dulu, kita, pasar kita, kita penuhi,” ujar Jokowi mengutip Setkab, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Baca Juga: Misi Dagang 2020, Kemendag Incar 11 Negara Tujuan Ekspor

Dia mencontohkan, PT Pindad yang memproduksi peluru, diharapkan bisa memenhui pasar dalam negeri dulu. Begitu juga untuk PT PAL dengan produksi kapal, kebutuhan dalam negeri semua penuhi dulu, baru setelah itu keluar untuk ekspor.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa dalam ratas yang telah berlangsung, alasan keinginan untuk mengembangkan industri strategis pertahanan adalah agar ke depan memiliki sebuah kemandirian.

“Sehingga tadi secara detail dibahas mengenai BUMN mana yang terlebih dahulu ingin kita dorong untuk maju dan nanti pada berikutnya BUMN yang kedua, yang ketiga, dan seterusnya,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Ekspor Produk PT PAL hingga Pindad Diperluas

Hal lain yang dibahas, menurut Presiden, berkaitan dengan pembelian alutsista, bahwa industri strategis pertahanan harus diberikan prioritas terlebih dahulu dari Kementerian Pertahanan, dari Kementerian-Kementerian yang lain.

“Yang misalnya ingin membeli kapal misalnya, berikan pada PT. PAL, baik itu dari Kementerian Pertahanan, baik itu dari Kapolri, Pol Air misalnya, baik itu Bea Cukai dari Kementerian Keuangan, beli semuanya dari PT PAL,” ungkapnya.

Dengan pesanan itu, Presiden berharap bukan hanya pesanan untuk 5 tahun tetapi untuk 15 tahun itu sudah harus dipastikan ada.

“Sehingga ada konsistensi kita dalam perencanaan, dalam pelaksanaan untuk membesarkan industri strategis pertahanan kita, arahnya ke sana,” jelasnya.

Soal Kapal Selam Alugoro, Jokowi menyampaikan bahwa itu sebuah kerja sama yang bagus, karena ada transfer teknologi di dalam pembangunan Kapal Selam Alugoro.

“Ya kita harapkan pada suatu titik kita bisa mandiri, mengerjakan semuanya oleh anak-anak bangsa sendiri,” tutur Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini