Fakta RI Produksi Kapal Selam, Pertama di Asia Tenggara

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 320 2160179 fakta-ri-produksi-kapal-selam-pertama-di-asia-tenggara-GkTa5O2Ie9.jpg Presiden Jokowi Ratas di Hanggar Fasilitas Produksi Kapal Selam PT PAL. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang membuat kapal selam. PT PAL membuat kapal selam KRI Alugoro-405.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa menteri mendatangi PT PAL di Surabaya untuk melihat kapal selam ini. Mereka senang karena kapal selam sudah selesai dibuat. 

Simak fakta Indonesia sudah memproduksi kapal selam yang dirangkum oleh Okezone pada Sabtu (1/2/2020):

1. Kapal Selam KRI Alugoro-405 Tengah Dalam Uji SAT

Kapal selam buatan PT PAL Indonesia, KRI Alugoro-405 ini melakukan uji Sea Acceptance Test (SAT) sejak pertengahan Januari 2020 di Banyuwangi, Jawa Timur. Demikian dikutip dari Setkab, Senin (27/1/2020).

Kapal selam ini berhasil diproduksi di Indonesia dengan menggandeng Korea Selatan (Korsel). Kapal selam ini merupakan pesanan TNI Angkatan Laut hasil kerja sama antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan, dalam skema transfer teknologi.

2. Joko Widodo Berkunjung ke PT PAL untuk Melihat Kapal Selam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke PT Penataran Angkatan Laut (PAL) di Surabaya, Jawa Timur. Dirinya pun melihat dalamnya kapal selam buatan PT PAL.

Saat tiba di lokasi, Presiden Jokowi mendapat penjelasan terkait kapal selam Alugoro dari Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh. Setelah mendapatkan penjelasan, Presiden masuk ke dalam Kapal selam KRI Alugoro-405 yang memiliki kecepatan maksimum 21 knot ketika berada di bawah air dengan kapasitas 40 orang dan mampu menjelajah hingga 50 hari.

3. PT PAL Ditugaskan untuk Menjaga Manajemen di Pabriknya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan PT PAL Indonesia (Persero) untuk menjaga manajemen di pabriknya. Jangan sampai manajemen yang amburadul di masa lalu kembali terjadi.

Saat mengunjungi pabrik kapal selam PT PAL, Jokowi pun bercertia ketika pertama kali dirinya melihat manajemen pabrik BUMN tersebut. Ketika 2015, dirinya melihat banyak mesin-mesin yang berantakan dan tak terurus.

“Saat itu juga langsung saya perintah kepada menteri untuk dibenahi kemudian seingat saya dikucurkan juga setelah itu PMN sebesar Rp1,5 triliun,” ujarnya mengutip dari halaman Setkab, Senin (27/1/2020).

4. Jokowi Ingin Negeri ini juga Menghasilkan Banyak Produk Nonmiliter

Jokowi mengatakan, perubahan dari product driven kepada market driven sangat penting. Apalagi dirinya juga cukup berpengalaman dalam manajemen dan tata kelola perusahaan.

“Ini penting sehingga kita bisa memproduksi bukan hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga alat-alat pertahanan, tetapi juga menghasilkan produk untuk menghasilkan produk nonmiliter sampai kepada mendorong agar lebih banyak pesanan, order, dari dalam negeri,” jelasnya.

5. Beberapa Menteri juga Berkunjung ke PT PAL

Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama beberapa jajaran menteri lainnya baru saja melakukan kunjungan ke PT Pal Surabaya, Indonesia guna mininjau langsung kapal selam KRI Alugro-405, Senin, (27/1/2020) kemarin.

"Hari ini saya dan beberapa menteri mendampingi Presiden melakukan kunjungan ke PT PAL Indonesia dan meninjau langsung kapal selam KRI Alugoro-405," tulisnya mengutip dari keterangan di akun instagram resminya @smindrawati, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kapal selam Alugoro menjadikan Indonesia satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam.

6. Kapal Selam ini Dibuat PT PAL Bekerja Sama Dengan Daewoo

Sebenarnya, peluncuran dan pemberian nama kapal telah dilakukan pada 11 April 2019 lalu di dermaga kapal selam PT PAL Indonesia (Persero). Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengapresiasi kerja sama pembuatan kapal selam Alugoro tersebut dan berharap suatu saat Indonesia akan mampu membuatnya secara mandiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini