Dari sisi masyarakat, Yayat menilai tarif tol merupakan kekuatan struktur atau kekuatan aturan yang membentuk prilaku dan merasionalkan cara berpikir masyarakat. "Masyarakat akan mengkonversi dengan waktu, kecepatan dan kemudahan, jika tarif dirasa berat, ya dirasionalkan saja perlu atau tidak untuk menggunakan tol, karena jalan tol itu pilihan,” sambungnya.
Kementerian PUPR bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna menyebarkan informasi mengenai penyesuaian tarif tol dalam kota ini.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.