Pejabat karantina kesehatan kemudian akan memberikan persetujuan karantina kesehatan setelah dilakukan pemeriksaan dokumen karantina kesehatan, pemeriksaan faktor risiko kesehatan masyarakat dan pemeriksaan kesehatan terhadap orang.
“Untuk tempat karantina pesawat yang terduga membawa penumpang terjangkit kami siapkan di area remote yang terletak cukup jauh dari terminal penumpang pesawat. Pesawat itu sendiri nantinya akan dilakukan sterilisasi,” jelasnya.
Di sisi lain, perseroan juga bakal membagikan masker kepada para penumpang di bandara. Hal ini merupakan prosedur pencegahan virus korona yang penyebarannya begitu cepat.
“Melihat hal ini, kami juga mendorong agar tenaga medis selalu memenuhi kebutuhan di setiap bandara PT Angkasa Pura II. Kami juga akan membagikan masker kepada para penumpang pesawat di bandara-bandara,” ujar Muhammad Awaluddin.
Sebagai informasi, penyebaran virus Corona dimulai di Wuhan, China, di mana jumlah penderitanya terus bertambah. Pada 27 Januari 2019 jumlah penderita di China sebanyak 5.974 orang, lalu naik menjadi 6.973 orang (28 Januari), kemudian 9.239 orang (29 Januari), lalu 12.167 orang (30 Januari), dan 15.238 orang hingga pagi tadi (31 Januari).
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.