JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, RI (PUPR) membangun jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 km.
Pengembangan jalan ini memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja dari 3 jam menjadi 2 jam. Selain itu, juga akan berdampak pada pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan.
Baca Juga: Tol Serpong-Cinere Seksi I Akan Beroperasi Awal Tahun Depan
"Pembangunan ini dapat meningkatkan faktor keamanan pengendara karena rancangan jalan mengurangi jumlah kelokan. Dari 15 kelokan yang ada, dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan," tulis akun instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, RI (PUPR) @kemenpupr, Minggu (2/2/2020).
Kemiringan tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat. Secara keseluruhan, akan dibangun jalan pintas di 10 lokasi.
Baca Juga: Menteri Basuki Telepon Kepala BPTJ Pertanyakan Tarif Tol yang Naik
Dalam penjelasannya, 10 titik jalan pintas yang memiliki panjang 12,76km ini meliputi 6 titik di wilayah Kabupaten Buleleng, dan 4 titik di wilayah Tabahan.
Dari 10 titik tersebut sudah ada 4 titik yang telah selesai di bangun yaitu jalan pintas 3 panjang jalan 480 meter, alokasi dana sebesar Rp12,1 miliar. Jalan pintas 4 panjang jalan 1.096 meter, dan dilengkapi dua jembatan sepanjang 198 meter dan 287 meter, alokasi dana jalan ini memakan uang sebesar Rp116,2 miliar.
Sedakan pembangunan di titik 5 dan 6 memiliki panjang jalan sepanjang 1.740 meter, panjang jembatan 210 alokasi anggaran telah memakan dana Rp140,6 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.