Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Basuki Telepon Kepala BPTJ Pertanyakan Tarif Tol yang Naik

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 31 Januari 2020 |14:34 WIB
Menteri Basuki Telepon Kepala BPTJ Pertanyakan Tarif Tol yang Naik
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Enam ruas jalan tol mengalami penyesuaian tarif pada hari ini, mulai pukul 00.00 WIB. Keenam ruas tersebut, Cawang-Tomang-Pluit, Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Jembatan Tiga-Pluit, Tol Ujung Pandang tahap I, Tol Gempol-Pandaan tahap I, Tol Bali-Mandara, dan Tol Pondok Aren-Serpong.

Penyesuaian tarif tersebut tidak disertai dengan sosialisasi pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Padahal, saat ada perubahan tariff harus diinformasikan sekira selama dua minggu ke pengguna jalan tol.

Baca Juga: Tarif Tol Dalam Kota Naik, Ini Penjelasan Menteri PUPR

Menyikapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pun langsung menelepon Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit. Dirinya meminta penjelasan apakah sudah sosialisasikan selama dua minggu.

"Sosialisasi tinggal sosialisasi apa susahnya," ujar dia di kantornya, Jumat (31/1/2020).

Baca Juga: Tarif Tol Dalam Kota Naik Jadi Rp10.000, Pengendara Dapat Apa?

Basuki sendiri mengira kenaikan tarif baru akan berlangsung pada 1 Februari 2020, besok, sehingga meminta untuk dilakukan penundaan.

Namun penyesuaian tarif di 6 ruas tol sudah berlaku hari ini. Pihaknya memberikan teguran kepada Danang Parikesit dan meminta ada evaluasi mengenai hal ini. Adapun terbitnya SK Menteri PUPR untuk penyesuaian tariff di 6 ruas tol pada 23 Januari 2020.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement