Virus Korona, Sri Mulyani: Ekspor dan Pariwisata Indonesia Bakal Terdampak

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 320 2162700 virus-korona-sri-mulyani-ekspor-dan-pariwisata-indonesia-bakal-terdampak-flu34MRluh.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, wabah virus korona yang terjadi di China bakal berimbas pada kinerja ekspor Indonesia. Lantaran, China merupakan negara mitra utama perdagangan Indonesia.

Menurutnya, virus korona membuat perekonomian China di kuartal I-2020 akan sangat sulit, mengingat kegiatan ekonomi di negara itu menjadi minim. Di sisi lain, China merupakan salah satu negara dengan perekonomian terbesar, kondisi yang terjadi di sana tentu sangat berimbas di seluruh dunia.

"Pasti akan ada pengaruh di seluruh dunia terhadap kinerja dari perekonomian China, karena tentu dari sisi ekspor mereka sendiri juga akan terkena, dari sisi domestik konsumsinya juga akan turun cukup panjang," jelas Sri Mulyani ditemui di Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta, Senin (3/1/2020).

Baca Juga: Impor China Sementara Disetop karena Wabah Virus Korona, Ini 3 Fakta di Baliknya

Secara perdagangan, ekspor Indonesia ke China tercatat sebesar USD25,85 miliar di sepanjang 2019. Menjadi negara utama tujuan ekspor Indonesia dengan kontribusi 16,68% terhadap total ekspor.

Sedangkan dari sisi pariwisata, wisatawan mancanegara (wisman) asal China juga menjadi yang terbanyak berkunjung ke Indonesia. Sepanjang tahun lalu, kunjungan wisman asal China sebanyak 2,07 juta atau setara 12% dari total kunjungan wisman ke Tanah Air.

"Jadi pengaruhnya ke Indonesia termasuk dari jalur tourism (pariwisata), harga komoditas, dan ekspor secara umum terganggu," ujarnya.

Baca Juga: Kemendag Stop Sementara Impor China, Barangnya Apa Saja?

Sekedar diketahui, virus korona berasal dari Wuhan, China yang kini sudah 17.205 orang terinfeksi dan 361 orang meninggal. Penyebaran ini membuat pemerintah Indonesia melakukan antisipasi, yakni dengan menunda sementara seluruh penerbangan dari dan ke China mulai 3 Februari 2020.

Tak hanya itu, para pendatang yang berasal dari China juga dilarang masuk ke Indonesia untuk sementara waktu.

"Semua pendatang yang tiba dari China daratan dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini