nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Markas HQ2, Jeff Bezos Terinpirasi Kesuksesan Elon Musk

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 17:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 04 470 2163282 bangun-markas-hq2-jeff-bezos-terinpirasi-kesuksesan-elon-musk-4RtFBIt7zC.png CEO Amazon Jeff Bezos dan CEO Tesla Elon Musk. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - CEO Amazon Jeff Bezos berencana membuat markas baru Amazon di Amerika Utara. Orang terkaya di dunia ini pun membuat kompetisi nasional untuk HQ2, pabrik yang mampu mempekerjakan banyak orang.

Inspirasi Jeff Bezos untuk kompetisi ternyata berasal dari sumber yang mengejutkan, yakni Elon Musk. Namun kompetisi itu justru menciptakan ketegangan di kalangan politisi, yang mengakibatkan Amazon menarik diri dari New York.

Baca Juga: MacKenzie, Mantan Istri Jeff Bezos Jual Saham Amazon Rp5 Triliun

Bezos ingin meniru kesuksesan Elon Musk yang membuka markasnya di Nevada. Dirinya pun fokus pada penyaluran insentif untuk pemerintah daerah yang menyetujui investasinya tersebut.

Sebagai informasi, pada 2014, Musk menciptakan sebuah kompetisi untuk Tesla's Gigafactory, sebuah pabrik baterai yang dijanjikan akan menciptakan ribuan pekerjaan untuk negara yang mendirikannya. Nevada adalah finalis, sehingga akhirnya didirikan pabrik setelah menjanjikan insentif sebesar USD1,3 miliar setara Rp17,88 triliun (kurs Rp13.757 per USD).

Baca Juga: Kisah MacKenzie Kantongi Rp509 Triliun dan Jadi Wanita Terkaya

Bezos sering mengemukakan keberhasilan Musk dengan Gigafactory dalam sebuah pertemuan. Secara terbuka bertanya-tanya mengapa Amazon tidak mendorong insentif yang lebih besar.

Kemudian, ketika Amazon memilih untuk membangun hub baru di Cincinnati pada 2017, Amazon menerima insentif USD40 juta setara Rp550,07 miliar dari negara bagian Kentucky, jumlah yang relatif rendah yang mengganggu Bezos.

Akibatnya, Bezos mendorong insentif bernilai tinggi untuk HQ2, ditambah USD1 miliar setara Rp13,75 triliun lagi untuk proyek Amazon tambahan.

Bezos dan Musk bersaing sejak lama karena ambisi masing-masing. Bezos, yang memiliki perusahaan roket bernama Blue Origin, telah sering mengkritik gagasan mengisi Mars, yang merupakan tujuan SpaceX, perusahaan roket Musk.

Kedua perusahaan juga telah bersaing dalam situs peluncuran, kapal tanpa awak, dan roket yang dapat digunakan kembali, dan Musk dan Bezos bahkan telah saling mengolok-olok satu sama lain di depan umum dan di Twitter.



1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini