nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Kakek Ini Bersaing Jadi Miliarder Terkaya di Hong Kong, Siapa Juaranya?

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 06 Februari 2020 13:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 06 320 2164289 2-kakek-ini-bersaing-jadi-miliarder-terkaya-di-hong-kong-siapa-juaranya-wAYTqYCxHp.jpg Lee Shau Kee (Foto: Bloomberg)

JAKARTA - Hong Kong memiliki raja baru dalam daftar orang terkaya di Hong Kong. Lee Shau Kee berhasil mendepak Li Ka-shing sebagai orang terkaya di Hong Kong.

Meski kekayaan mereka berbeda tipis hanya USD1 miliar, Lee Shau Kee meruntuhkan hegemoni Li Ka-shing yang selalu menjadi orang terkaya di Hong Kong selama 12 tahun berturut-turut. Umur mereka pun beda 1 tahun. Lee Shau Kee berusia 92 tahun dan Li Ka-shing berusia 91 tahun.

Baca Juga: Perang Dagang AS-China, Bikin 2 Orang Terkaya Hong Kong Alami Untung dan Rugi Sepanjang 2019

Tercatat, kekayaan Lee Shau Kee mencapai USD30,4 miliar atau setara Rp413,4 triliun (kurs Rp13.600 per USD). Sementara Li Ka-shing mencapai USD29,4 miliar atau setara Rp399,8 triliun dengan selisih kekayaan 3% di antara keduanya.

Penurunan ekonomi yang terjadi di Hong Kong membuat peta orang kaya berubah, dengan kekayaan Li Ka-shing turun 7%, sementara kekayaan bersih Lee Shau Kee naik 1%.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing Tidak Lagi Jadi yang Paling Kaya

Berikut profil keduanya seperti dilansir Forbes, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

1. Lee Shau Kee (92 tahun)

Semasa masa kecilnya, Lee Shau Kee tumbuh dalam keluarga miskin yang hanya mampu makan ikan atau daging hanya dua kali sebulan. Dia mendirikan perusahaan properti Sun Hung Kai dengan Kwok Tak-Seng, ayah dari miliarder Hong Kong, Kwok bersaudara.

Dia memulai Henderson Land Development pada tahun 1976 sekarang merupakan bagian terbesar dari kekayaannya. Lee yang disebut sebagai seorang dermawan telah menyumbangkan lebih dari USD400 juta atau setara dengan Rp5,46 triliun untuk pendidikan selama bertahun-tahun.

2. Li Ka-Shing (91 tahun)

Pria yang dijuluki Superman ini, dihormati sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Asia.

Li pensiun sebagai ketua CK Hutchison Holdings dan CK Asset Holdings pada Mei 2018 tetapi tetap menjabat sebagai Penasihat Senior.

Pada pengumuman pengunduran dirinya, Li bercanda bahwa dia telah "bekerja untuk waktu yang lama, terlalu lama." Kini putranya Victor, sekarang memimpin perusahaan yang memiliki lebih dari 300.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 50 negara.

Li memulai plastik Cheung Kong, dinamai dari Sungai Yangtze, pada tahun 1950 pada usia 21 dengan uang sebesar USD6.500 atau sebesar

Rp88,7 juta dari tabungannya dan pinjaman dari kerabat. Yayasan Li Ka Shing-nya telah menyumbangkan uang sebesar USD3,3 miliar atau setara dengan Rp45 triliun, dan lebih dari 80% telah disumbangkan untuk China.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini