nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Indeks Utama Wall Street Cetak Rekor

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 07:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 278 2166483 2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor-LJ4UTl69HX.jpg Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTA – Dua indeks utama Wall Street mencetak rekor pada penutupan perdagangan 10 Februari 2020. Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi ketika pekerja dan pabrik China perlahan-lahan kembali beroperasi setelah liburan Tahun Baru Imlek yang berlarut-larut oleh wabah virus korona yang mematikan.

Melansir Reuters, Selasa (11/2/2020), ketiga rata-rata saham utama AS menguat didorong oleh saham Amazon.com, Microsoft Corp dan Alphabet Inc. Kekhawatiran terhadap virus korona membuat para pelaku pasar tetap cemas, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 908.

 Baca juga: Virus Korona Masih Jadi Teror, Wall Street Melemah Meski Data Tenaga Kerja Positif

Kendati demikian, pendapatan yang optimis, data ekonomi positif dan stimulus baru-baru ini di China telah menarik pembeli ke ekuitas pasar AS.

Dow Jones Industrial Average naik 174,31 poin atau 0,6%, menjadi 29.276,82, S&P 500 naik 24,39 poin atau 0,73% menjadi 3.352,1 dan Nasdaq Composite menambahkan 107,88 poin atau 1,13% menjadi 9.628,39.

Saham Tesla Inc naik 3,1% setelah pabriknya di Shanghai melanjutkan produksinya, dan pembuat iPhone Foxconn telah memulai pabrik utama di China dengan 10% dari tenaga kerjanya.

Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Virus Korona Mereda

Virus korona yang menyebar cepat kini telah menyebabkan lebih banyak kematian dari pada wabah SARS pada 2002-2003, dan telah memengaruhi banyak perusahaan dan sektor.

Volume perdagangan saham di AS mencapai 6,60 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,66 miliar.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini