nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

The Fed Soroti Virus Korona, Indeks Dow Jones Ditutup Flat

Hairunnisa, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 08:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 12 278 2167088 the-fed-soroti-virus-korona-indeks-dow-jones-ditutup-flat-N34B2Igh4s.jpg Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan 11 Februari 2020. Hanya dua indeks utama saja yang mampu menahan rekor penutupan di perdagangan kemarin.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor penutupan tertinggi kedua setelah para pejabat China mengatakan bahwa virus korona bisa diatasi pada bulan April. Melansir Reuters, Rabu (12/2/2020), Dow Jones Industrial Average datar, S&P 500 naik 5,66 poin atau 0,17% menjadi 3.357,75 dan Nasdaq Composite menambahkan 10,55 poin atau 0,11% menjadi 9.638,94.

Baca juga: Virus Korona Masih Jadi Teror, Wall Street Melemah Meski Data Tenaga Kerja Positif

Namun sorotan The Federal Reserve terhadap virus korona membuat indeks Dow ditutup flat atau datar. Organisasi Kesehatan Dunia, atau WHO, menyebut coronavirus China sebagai "musuh publik nomor satu".

Kendati demikian, penasihat medis terkemuka China mengatakan krisis bisa berakhir pada bulan April, menenangkan kegelisahan atas epidemi yang bergerak cepat. Pelaku pasar mengamati dengan seksama ketika Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell merilis update ekonomi.

Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Virus Korona Mereda

Powell menegaskan kembali pandangannya bahwa ekonomi tetap "tangguh" tetapi bank sentral memantau dengan cermat risiko potensial, termasuk virus korona.

Powell berbicara mengenai virus korona dan mengakui bahwa virus korona mungkin merupakan katalis bagi Fed untuk mengambil tindakan. Itu berarti Fed sangat menyadari risiko virus korona.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini