JAKARTA - Ibu kota baru yang berada di Kalimantan akan memiliki "rasa" yang berbeda dengan Jakarta. Ibu kota baru ini akan dibuat secara cluster.
"Di Kalimantan, ibu kota baru nanti kita buat cluster, ada cluster pemerintah, ada cluster pendidikan, kesehatan, riset dan inovasi. Sehingga ekonomi, bisnis itu masih ada di Jakarta," jelas Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikutip dari wawancara dengan BBC Indonesia, Kamis (13/2/2020).
Baca Juga: Desain Ibu Kota Baru Akan Ramah Lingkungan?
Urusan perizinan, dia menyatakan tidak akan menjadi hal besar. "Saya kira mudah sekali sekarang, dengan instal sistem yg baik saya kira semuanya akan mudah," ungkap dia.
Jadi, dia melanjutkan, pemerintah akan menginstal sistemnya dulu, baru orangnya. Dengan demikian akan muncul sebuah budaya kerja yang cepat.
"Karena kita pindah ke Kaltim adalah pindah cara kerja, pindah sistem kerja, pindah kultur kerja, sehingga kecepatan itu kita harapkan benar-benar ada," jelas dia.
Baca Juga: Jawaban Presiden Jokowi atas Isu Lingkungan di Ibu Kota Baru