Uni Eropa Waspadai Dampak Virus Korona Terhadap Ekonomi

Jum'at 14 Februari 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 14 20 2168460 uni-eropa-waspadai-dampak-virus-korona-terhadap-ekonomi-vqbmnfy5V6.jpg Dolar dan euro (Reuters)

JAKARTA - Uni Eropa memperingatkan bahwa penyebaran wabah virus korona di China merupakan risiko bagi ekonomi. Tetapi dampak sepenuhnya akan tergantung pada berapa lama wabah itu berlangsung dan seberapa jauh virus itu menyebar.

Mengutip VoA Indonesia, Komisi Eropa, badan eksekutif kelompok itu, mengatakan dalam prakiraan ekonomi musim dinginnya bahwa “asumsi dasarnya adalah bahwa wabah itu akan mencapai puncaknya pada kuartal pertama, dengan penularan secara global yang relatif terbatas.”

 Baca juga: Uni Eropa Terbuka Bahas soal Perselisihan Subsidi Pesawat dengan AS

Semakin lama wabah yang dinamai COVID-19 itu berlangsung, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya “efek tidak langsung” karena penurunan optimisme bisnis dan akses yang lebih ketat ke kredit di seluruh dunia.

Komisi Eropa memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang stabil 1,2% tahun ini dan tahun depan di 19 negara yang menggunakan euro sebagai mata uang. Untuk 27 anggota penuh pertumbuhan Uni Eropa diperkirakan akan turun menjadi 1,4% tahun ini dan tahun depan, dari 1,5% tahun lalu.

 Baca juga: Uni Eropa-Jepang Segera Buat Kesepakatan Perdagangan Bebas

Komisaris Ekonomi Paolo Gentiloni mengatakan bahwa terlalu dini untuk membuat penilaian. Namun, dia menambahkan: “yang pasti adalah pentingnya ekonomi China secara global akan menimbulkan dampak.”

Penyebaran virus korona telah menyebabkan penutupan berkepanjangan pabrik-pabrik di China yang penting bagi ekonomi global dan berkurangnya jumlah orang yang melakukan perjalanan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini