nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erick Thohir Fokus Kembangkan Pelabuhan Benoa Jadi Home Port Cruise

Vania Halim, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 20:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 14 320 2168690 erick-thohir-fokus-kembangkan-pelabuhan-benoa-jadi-home-port-cruise-Zc9mo44lne.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Pelindo III (Persero) melakukan pengembangan atau revitalisasi kawasan Pelabuhan Benoa menjadi home port cruise untuk pelabuhan-pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dalam rangka mendukung peningkatan wisatawan ke Indonesia

Erick Thohir mengatakan, pemerintah sangat fokus mengembangkan kawasan Pelabuhan Benoa yang dikelola oleh Pelindo III, sebagai pintu masuk gerbang wisatawan melalui kunjungan kapal pesiar (cruise) dan kawasan destinasi wisata baru di Bali dan wisata maritim di Indonesia.

Baca Juga: Bisa Tekan Ekonomi, Jokowi: Jaga Betul Agar Virus Corona Tidak Masuk Indonesia

“Dengan rapat koordinasi sekaligus kunjungan ke pelabuhan, stakeholder terkait mengetahui dengan jelas, kendala dan dukungan yang dibutuhkan oleh Pelindo III agar Benoa Maritime Tourism Hub dapat segera diselesaikan. Alhamdulillah, semua menteri yang hadir begitu juga perwakilan dari kementerian yang kami undang, sepakat untuk bahu membahu mempercepat revitalisasi Pelabuhan Benoa,” katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: 30% Keuntungan Pengusaha Pariwisata Hilang Akibat Virus Corona

Selain itu, pengembangan kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas penunjang, sehingga akan berdampak langsung pada pendapatan negara dan perekonomian masyarakat lokal sekitar.

Memindahkan area pelabuhan untuk petikemas, general cargo dan curah, terpisah dengan area pelabuhan untuk wisata yang sebelumnya di kawasan Pelabuhan Benoa menuju 2 kawasan khusus atau Dumping 1 dan Dumping 2 seluas total 70 hektar yang sudah dibangun.

Tak hanya itu, di kawasan tersebut juga akan dibangun berbagai fasilitas pendukung wisata, ekonomi, dan budaya seperti kawasan pameran produk UMKM, Gedung Promosi Budaya, dan tambatan khusus kapal yacht, hingga kawasan hutan kota seluas kurang lebih 51% dari total luasan.

“Ini adalah kerja besar, untuk itu, saya juga mengundang seluruh anggota Komisi VI DPR RI. Saya bersyukur, teman-teman di Komisi VI berkenan untuk hadir dan sepakat untuk mendukung Benoa Maritime Tourism Hub. Bagi saya, ini adalah menjalankan Good Governance, dimana semua pihak dilibatkan sejak awal. Semua transparan. Saya ingin agar setiap proyek BUMN dilakukan seperti ini,” tambah Erick.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini