Utang Luar Negeri Tumbuh Melambat, BI: Struktur Tetap Sehat

Irene, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 20 2169563 utang-luar-negeri-tumbuh-melambat-bi-struktur-tetap-sehat-nX16XIEgA1.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) tumbuh melambat di kuartal IV-2019 sebesar USD404,3 miliar. Namun, struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Mengutip website BI, Jakarta, Senin (17/2/2020), kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV-2019 sebesar 36,1%, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada triwulan sebelumnya. Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,3% dari total ULN.

 Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,7% Jadi USD404,3 Miliar pada Akhir 2019

Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Sebelumnya, ULN Indonesia tersebut tumbuh sebesar 7,7% (yoy), menurun dibandingkan dengan pertumbuhan ULN pada triwulan sebelumnya sebesar 10,4% (yoy). Perkembangan tersebut disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan ULN pemerintah dan ULN swasta.

 Baca juga: Pemeringkat Kredit Jepang Naikkan Peringkat Utang RI ke BBB+

ULN tersebut terdiri dari utang sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD202,9 miliar dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD201,4 miliar. ULN Pemerintah tumbuh melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini