Baca juga: PNS di Australia Habiskan Jutaan Dolar untuk ke Luar Negeri
Namun, laporan ACOSS ini turut memperhitungkan biaya tempat tinggal dan biaya lainnya.
Menurut CEO ACOSS, Cassandra Goldie, warga Australia terperangkap dalam kemiskinan akibat rendahnya tunjangan sosial, kurangnya pekerjaan, serta mahalnya biaya tempat tinggal.
"Perekonomian kita tak menyentuh sebagian orang, tingkat kemiskinan tetap tinggi, padahal pertumbuhan ekonomi tak terganggu selama beberapa dekade," jelas Dr Goldie.
"Tak bisa dibenarkan bila di Australia, satu dari negara terkaya di dunia, ada lebih 3 juta orang termasuk 750 ribu anak-anak hidup dalam kemiskinan," tegasnya.
Peneliti dari UNSW, Professor Bruce Bradbury menjelaskan, tingkat kemiskinan Australia lebih buruk dibandingkan Selandia Baru, Jerman dan Irlandia.
"Kemiskinan di kalangan anak-anak tetap lebih tinggi di bandingkan kemiskinan secara umum, sekarang sekitar 17,7 persen," jelasnya.