Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensus Penduduk Online 2020 Telah Dimulai, Ini Fakta Terbarunya

Vania Halim , Jurnalis-Minggu, 23 Februari 2020 |11:09 WIB
Sensus Penduduk Online 2020 Telah Dimulai, Ini Fakta Terbarunya
KTP (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sensus Penduduk 2020 (SP2020) dimulai Sabtu (15/2/2020). Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) sudah terlebih dulu menggelar Apel Siaga kemarin.

Apel Siaga Sensus Penduduk 2020 merupakan momentum krusial bagi seluruh pegawai BPS. Kegiatan Apel Siaga ini dilakukan serentak di tiap kantor BPS yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sensus Penduduk 2020 akan menjadi pertaruhan nama dan kredibilitas BPS. Beberapa inovasi telah kita buat, misalnya dengan memanfaatkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai data dasar dan penggunaan ‘multimode data collection’,” kata Kepala BPS Suhariyanto dilansir dari laman KRJogja.

 Baca juga: Sensus Penduduk 2020 Online Dimulai, Begini Caranya

Berikut Okezone sudah merangkum fakta sensus penduduk, Minggu (23/2/2020) :

1.Sensus Penduduk Online Dimulai

Sistem Sensus Penduduk Online dimulai dari 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Masyarakat bisa mengikuti sensus penduduk secara mandiri dengan mengisi data di laman sensus.bps.go.id.

2. Hanya Dibutuhkan 5 Menit SP Online

Waktu pengisian per orang rata-rata lima menit. Saat mengisi, siapkan Kartu Keluarga/KTP/buku nikah/dokumen cerai/surat kematian termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan.

Apabila ingin menyimpan data sementara silakan tekan tombol simpan sementara.

 Baca juga: Sensus Penduduk 2020 Sudah Dimulai, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

3. Dokumen yang Disiapkan

Saat mengisi, siapkan Kartu Keluarga/KTP/buku nikah/dokumen cerai/surat kematian termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan.

Apabila ingin menyimpan data sementara silakan tekan tombol simpan sementara. Informasi yang kamu berikan akan dijamin kerahasiaannya berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Partisipasi Anda akan membantu pemerintah mendapatkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir sehingga pengambilan kebijakan terkait kependudukan dan perencanaan pembangunan akan lebih baik.

4. Sensus Penduduk Wawancara akan Dilaksanakan pada Juli 2020

Sementara untuk penduduk yang belum mengikuti SP Online, mereka akan didatangi Petugas sensus untuk melakukan Sensus Penduduk Wawancara dengan menggunakan hp/tablet atau kuesioner kertas selama bulan Juli 2020.

 Baca juga: Baru 568 Ribu Orang yang Ikut Sensus Penduduk Online

“Berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya. pada Sensus Penduduk 2020 petugas tidak dengan data kosong, tapi sudah memiliki basis data administrasi, sehingga nanti ketika wawancara sifatnya hanya konfirmasi,” kata Suhariyanto.

5. 568.000 Orang yang Ikut Sensus Penduduk Online

Badan Pusat Statistik melaporkan data terkini dari sensus penduduk online yang dilakukan sejak 15 Februari. Hingga saat ini, baru sekitar 568.758 penduduk yang mengakses situs sensus penduduk secara online per 17 Februari 2020

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah tersebut terbilang sedikit dibandingkan jumlah penduduk Indonesia saat ini. Sebab, seharusnya ada sekitar 264 juta jiwa penduduk Indonesia yang sudah mendaftarkan diri secara online.

"Baru dua hari. Tentunya saya harap ke depan masyarakat akan akses. Sebetulnya gampang saja, hanya akses laman sensus.bps.go.id," ujar Suhariyanto.

6. BPS Menargetkan Masyarakat yang Ikut Serta SP Online Sebanyak 22,9%

Berdasarkan datanya, dari jumlah penduduk yang mengakses website tersebut, jumlah keluarga yang telah mengakses website itu sebanyak 174.064 keluarga. Kemudian, 288.433 penduduk sudah tuntas memasukkan datanya dan untuk keluarga sebanyak 119.318.

"Saya yakinkan bahwa yang kita publish data agregat, karena BPS tidak boleh mengeluarkan data individu dan seluruh data individu dijamin kerhasaiannya oleh undang-undnag. Kalau BPS melanggar, BPS bisa dipidana," jelasnya.

BPS menargetkan, masyarakat yang turut serta dalam sensus penduduk 2020 sebanyak 22,9% pada 31 Maret. Pasalnya, sejumlah daerah di Indonesia kini sudah terjangkau oleh akses internet dengan baik.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement