Share

Tegas! Erick Thohir: BUMN Bukan Badan Usaha Milik Nenek Lu

Giri Hartomo, Okezone · Rabu 26 Februari 2020 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 320 2174642 tegas-erick-thohir-bumn-bukan-badan-usaha-milik-nenek-lu-smBodZWxYL.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal memberi peringatan kepada direksi yang berkinerja tidak baik. Bahkan, siap memecat jika ada direksi BUMN yang diam-diam merugikan perusahaan demi kepentingan pribadi.

“Saya pastikan direksi BUMN yang mau membangkrutkan BUMN saya copot,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Buka-bukaan soal Perekrutan Putra Papua di BUMN

Erick mengatakan, peringatannya ini untuk membuat BUMN sehat dan bisa go internasional. Selain itu, perusahaan BUMN yang “sekarat” bisa dibangkitkan kembali.

“Sebuah usaha harus memiliki sistem yang baik, orang yang baik, agar bisa survive,” kata Erick.

Baca Juga: Jadi Direktur di Freeport, Ini Cerita Claus Wamafma Putra Asli Papua

Erick juga meminta kepada seluruh jajaran direksi perusahaan plat merah untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai dirinya menemukan adanya kesewenang-wenangan yang dilakukan dalam bekerja.

Seluruh bos BUMN jangan menganggap jika perusahaan plat merah seperti perusahaan sendiri. Karena mereka hanya ditugaskan untuk mengelola perusahaan tersebut.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kita ini pengelola, Badan Usaha Milik Negara bukan badan usaha milik nenek lu. Ini label negara ini yang harus diyakini oleh para pengambil keputusan di BUMN," ujarnya

Oleh karena itu, dirinya berencana untuk membangun ekosistem bisnis perusahaan BUMN yang baik dan benar. Diharapkan perusahaan plat merah bisa bersaing dengan perusahaan multi nasional bahkan internasional.

“Kalau saya sudah bangun ekosistem, ayo sama-sama bersaing membangun Indonesia menjadi negara maju, sehingga kita bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing,” kata Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini