Harga Referensi CPO Turun 6,3% Jadi USD786,63/Mt

Irene, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 320 2176801 harga-referensi-cpo-turun-6-3-jadi-usd786-63-mt-ATfoBapFR9.jpg Sawit. (Foto: Okezone.com/Ilustrasi

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat penurunan harga referensi produk crude palm oil (CPO). Sedangkan harga referensi biji kakao mengalami kenaikan.

Harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Maret 2020 sebesar USD786,63/MT. Harga ini mengalami penurunan sebesar USD53,06 atau 6,32% bila dibandingkan dengan periode Febuari 2020 yang sebesar USD839,69/MT.

Baca Juga: Ekspor CPO Februari Kena Bea Keluar USD18/Mt

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 17 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO berada pada level di atas USD 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD3/MT untuk periode Maret 2020,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana, dalam keterangan Kemendag, Senin (2/3/2020).

Baca Juga: RI Geber Ekspor Minyak Sawit dan Batu Bara ke India

Bea keluar CPO untuk Maret 2020 tercantum pada Kolom 2 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD3/MT. Nilai tersebut menurun dari BK CPO bulan sebelumnya yakni periode Januari 2020 yang sebesar USD18/MT.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Maret 2020 sebesar USD2.818,11/MT. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 10,76% atau USD273,68 dari bulan sebelumnya yaitu sebesar USD2.544,43/MT.

Kenaikan ini kemudian berdampak pada peningkatan HPE biji kakao pada Maret 2020 menjadi USD2.523/MT. Adapun kenaikannya sebesar 11,8% atau USD267 dari periode sebelumnya yaitu sebesar USD2.256/MT.

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao ini disebabkan karena menguatnya harga internasional. Peningkatan ini berdampak pada BK biji kakao yang naik menjadi 10% dimana bulan lalu sebesar 5%. Hal ini tercantum pada kolom 3 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak mengalami perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini