Share

Masker Langka dan Mahal, Begini Imbauan Menko Airlangga

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 320 2177492 masker-langka-dan-mahal-begini-imbauan-menko-airlangga-h78ZM6FiAX.jpg (Foto: Heru H/Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengimbau para pedagang untuk tidak mengambil kesempatan terkait dengan masker yang banyak dicari masyarakat.

Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak berlebihan sehingga menyebabkan masker menjadi mahal dan langka.

”Bagi mereka yang tidak sakit ya sebaiknya kita tidak perlu pakai masker, jadi hanya yang sakit saja yang pakai masker sehingga tidak meningkatkan kepanikan juga dan kedua juga menimbulkan kekhawatiran kepada masyarakat sekitar," kata Menko dilansir dari laman Setkab, Senin (3/3/2020).

"Sehingga tentu bagi yang tidak sehat, ya tentu lebih baik beristirahat. Menteri Kesehatan akan membuat protokol termasuk di kantor-kantor pemerintahan,” ujarnya.

Harga masker di Indonesia seketika langsung mengalami lonjakan yang tajam. Hal tersebut terjadi setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua korban virus Korona yang menimpa Warga Negara Indonesia (WNI).

Namun Deputi Bidang Statistik dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti menyatakan kenaikan harga masker tidak tercatat sebagai penyumbang inflasi. BPS menilai hal tersebut tidak masuk dalam komponen penghitungan dalam Indeks Harga Konsumen.

Dia mengatakan, masker tidak termasuk ke dalam Indeks Harga Konsumen. Mengingat, masker bukan termasuk dalam komoditas utama yang dikonsumsi masyarakat.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini