Antisipasi Kelangkaan, Erick Thohir Kaji Impor Bahan Baku Masker dari Eropa

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 04 Maret 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 320 2178060 antisipasi-kelangkaan-erick-thohir-kaji-impor-bahan-baku-masker-dari-eropa-NIev0Tvjzy.jpg Masker (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut pihaknya akan membuka impor bahan baku masker dari Eropa. Hal itu dilakukan apabila stok masker di apotek Kimia Farma habis.

"Kalau nanti stok habis, kita harus beli dari Eropa. Sudah ada stoknya di Eropa. Stok masker saat ini ada 400 ribu dus. Jadi sekitar 250 ribu pcs yang tersedia di 1.300 apotek kimia farma," ujar dia di Apotek Kimia Farma Jakarta, Rabu (4/3/2020).

 Baca juga: Virus Korona Ancam Impor, Industri Diminta Perbanyak Pabrik Komponen Dalam Negeri

Menurut dia saat ini, bahan pembuatan masker yang diperdagangkan berasal dari China. "Kami jelaskan bahwa yang impor dari China itu hanya bahan pembuatan maskernya saja," tutur dia.

Dirinya pun berharap agar masyarakat jangan mengonsumsi isu yang tidak benar apabila Kimia Farma akan menaikkan harga maskernya.

 Baca juga: Belum Ada Kenaikan, Erick Thohir: Harga Masker Rp2.000

"Jangan digosipi, kalau stok bahan buatan China habis. Kemudian tiba-tiba harga naik. Dan Kimia Farma mengambil kesempatan dari kesempitan," ungkap dia.

Dia juga menginginkan adanya konsolidasi perusahaan BUMN, seperti rumah sakit, pangan, energi, kesehatan, dan sebagainya. Dengan ancaman virus korona saat ini, diyakininya ketersediaan makanan dan kesehatan menjadi hal yang terutama.

 Baca juga: Masker Langka dan Mahal, Begini Imbauan Menko Airlangga

"Kita tahu usia penduduk Indonesia saat ini adalah mayoritas muda. Namun, 20-30 tahun lagi, mayoritas tua. Artinya, isu kesehatan akan menjadi ancaman. Apalagi terbukti dengan epidemik yang menjadi pandemik. Jadi ancamannya bukan hanya kesehatan saja melainkan ekonomi," pungkas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini