Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bursa Saham AS Rontok, Penurunan Terbesar Sejak Krisis 2008

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2020 |07:26 WIB
Bursa Saham AS Rontok, Penurunan Terbesar Sejak Krisis 2008
Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

Harga minyak mencatat penurunan satu hari terbesar sejak 1991, minyak mentah berjangka Brent LCOc1 ditutup turun 23,88% dan WTI bulan depan turun 25,1%.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok 3% Imbas Investor 'Dihantui' Virus Korona

Pasar global sudah gelisah karena kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia menyebabkan gangguan pasokan yang meluas.

Dow Jones Industrial Average turun 2.013,76 poin atau 7,79% menjadi 23.851,02, S&P 500 kehilangan 225,81 poin atau 7,60% menjadi 2.746,56 dan Nasdaq Composite turun 624,94 poin atau 7,29% menjadi 7.950,68.

Semua 11 sektor utama S&P 500 mengakhiri sesi di zona merah, penurunan terbesar di sektor energi dan keuangan yang sensitif terhadap suku bunga. Volume pada perdagangan bursa saham AS mencapai 17,22 miliar saham, naik dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang mencapai 11,05 miliar.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement