Khawatir Virus Corona, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Turun hingga 50%

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 320 2184614 khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50-N6gJcM8dH4.jpg Pengusaha Ritel Merasakan Imbas Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah meminta seluruh aktivitas seperti kerja, sekolah hingga beribadah dilakukan dirumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya virus corona atau Covid-19 karena banyak berinteraksi atau bertemu dengan banyak orang.

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) pun mencatat penurunan jumlah kunjungan ke pusat-pusat perbelanjaan, karena khawatir virus corona.

Baca Juga: Erick Thohir Bicara soal Masker, dari Harga hingga Impor dari Eropa

"Sekarang sudah mulai sepi karena orang jarang berkunjung ke pusat belanja. Minimal berkunjung datang ke pusat belanja 50%," tutur Dewan Penasehat Hippindo Tutum Rahanta, saat dihubungi Okezone, Selasa (17/3/2020).

Turum mengatakan, dari banyak ritel, hanya sektor kebutuhan pokok yang masih ramai. Sedangkan pengunjung pada ritel lain seperti restoran, pakaian dan lainnya sepi karena banyak pengunjung tidak mau berlama-lama di pusat belanja.

Baca Juga: Aksi Pemerintah dan Peritel dalam Menjaga Harga Masker di Tengah Wabah Korona

"Ritel yang kebutuhan sehari-hari masih lumayan. Tapi kan masih banyak ritel lain, restoran, baju dan lainnnya. Supermarket kan baru satu bidang pusat belanja saja," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini