BI Turunkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Jadi 4,5% Dampak Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 Maret 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 19 20 2185849 bi-turunkan-suku-bunga-acuan-25-bps-jadi-4-5-dampak-covid-19-T3JSgD6vMW.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Maret 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis point (bps) menjadi 4,5% dari sebelumnya 4,75%. Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%.

“RDG memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,5%. Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Fakta-Fakta BI Turunkan Suku Bunga Acuan Imbas Virus Korona

Perry mengaku terus memantau kondisi ekonomi dunia karena dampak penyebaran covid-19. Dia mengakui virus corona telah menekan sejumlah mata uang di dunia termasuk Rupiah di Indonesia.

“Kami terus melakukan langkah penyebaran virus corona dengan pemerintah, OJK dan LPS. Kami terus memantau dan mencermati dan menempuh langkah yang diperklukan dalam memitigasi dampak covid-19 terhadap makro ekonomi, sistem keuangan dan ekonomi kita,” ucapnya.

Baca juga: Ada Virus Korona, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%

Sebelumnya keputusan BI sudah diprediksi sejumlah ekonom. Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira memperkirakan Bank Indonesia akan kembali memangkas suku bunga acuannya (BI-Rate) sebesar 25 basis poin atau 0,25%. Penurunan suku bunga ini bisa menjadi stimulus tambahan bagi sektor rill setelah dua vitamin yang dikeluarkan pemerintah.

"Diperkirakan BI akan memangkas bunga acuan 25 BPS sebagai bentuk stimulus ke sektor riil," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurut Bhima, saat ini momentum yang tepat bagi BI untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya. Apalagi para pelaku usaha ini sedang terjepit akibat wabah virus Corona.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini