Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhub Akui Ada yang Colong Start Mudik Lebaran

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 27 Maret 2020 |11:42 WIB
Kemenhub Akui Ada yang Colong Start Mudik Lebaran
Mudik (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengakui jika ada beberapa masyarakat yang colong start untuk pulang ke kampung halaman. Meskipun pemerintah sudah melakukan himbauan untuk tidak mudik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan, banyaknya masyarakat yang pulang kampung dikarenakan aktivitas ekonomi di Ibu kota lumpuh. Sebab hampir seluruh pekerja dan pelajar sudah beraktivitas di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Mendagri Imbau Masyarakat Tunda Mudik Lebaran Tahun Ini

"Tapi kita sekarang sudah mensinyalir ada yang mudik sebelum waktunya. Karena kegiatan ekonomi di Jakarta ada penurunan berbagai aspek terutama ekonomi," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (27/3/2020).

Menurut Budi, banyaknya yang colongan untuk mudik lebih dini terbukti dengan adanya peningkatan penumpang pada beberapa terminal tipe A di luar Jakarta. Penumpang yang paling banyak berasal dari wilayah Jabdotabek tersebut merupakan pekerja informal.

"Sektor informal kita amati 20,21,22 ada beberapa lonjakan pada terminal tipe A di daerah yang datang dari Jabodetabek," kata Budi.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Larangan Mudik Diterapkan dalam 3 Skenario Kebijakan Lebaran

Menurut Budi, beberapa lonjakan penumpang terjadi di daerah Jawa tengah seperti Wonogiri, Purwokerto hingga Solo. Selain itu, ada beberapa daerah lain juga yang terjadi lonjakan di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur.

"Ada beberapa di Jawa Tengah yang ada lonjakan, di Wonogiri, Purwokerto, Solo dan beberapa tempat lain. Mappingnya memang banyak yang cenderung balik ke daerah masing-masing," kata Budi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement