nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Turun, Harga Emas Catatkan Kenaikan Tertinggi sejak 2008

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 28 Maret 2020 07:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 28 320 2190300 meski-turun-harga-emas-catatkan-kenaikan-tertinggi-sejak-2008-xdygEfrzv6.jpg Harga Emas (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga emas dunia turun tipis pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Namun, secara mingguan harga emas mencatatkan kenaikan terbesar sejak 2008 karena kerusakan ekonomi yang disebabkan virus corona atau coronavirus yang meningkatkan daya tarik safe-haven.

Melansir Reuters, Jakarta, Sabtu (28/3/2020), harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.625.16 per ounce. Sementara harga emas berjangka AS turun 1,5% ke USD1.625.80 per ounce.

Sementara harga platinum dan paladium mencatat rekor tertinggi mingguan imbas kekhawatiran pasokan yang timbul akibat lockdown di Afrika Selatan sebagai produsen utama.

"Aksi jual di ekuitas AS telah membebani semua aset yang mengarah ke serangkaian tekanan logam mulia," kata kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago Phil Streible.

Seperti yang diketahui, bursa saham Wall Street jatuh karena kekhawatiran tentang kerusakan ekonomi dari pandemi virus corona.

"Emas telah mengikat dirinya dengan pasar ekuitas," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

"Ada begitu banyak yang tidak diketahui menuju akhir pekan, dan meskipun emas adalah aset yang aman," katanya.

Harga emas telah naik lebih dari 8% dalam seminggu ini ditopang lompatan terbesar dalam klaim pengangguran mingguan AS dan langkah-langkah stimulus ekonomi Federal Reserve yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sementara itu, Dewan Perwakilan AS menyetujui RUU stimulius menjadi UU senilai USD2,2 triliun

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini