Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Patokan Ekspor Mineral Terus Turun akibat Covid-19

Giri Hartomo , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2020 |17:25 WIB
Harga Patokan Ekspor Mineral Terus Turun akibat Covid-19
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan April 2020 adalah konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2) dengan harga rata-rata USD 75,02/WE atau naik sebesar 0,11%, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD 38,33/WE atau naik sebesar 0,11%, konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga ratarata USD 204,30/WE atau naik sebesar 2,04%, konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥56%) dengan harga rata-rata USD 44,79/WE atau naik sebesar 0,11%, dan konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD 283,66 /WE atau naik sebesar 6,34%.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD 2.374,97/WE atau turun sebesar 1,78% , konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 751,46/WE atau turun sebesar 3,43%, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 471,26/WE atau turun sebesar 13,70%, dan Bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD 22,51/WE atau turun sebesar 3,31%.

Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga ratarata USD 117,98/WE dan konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD 993,94/WE tidak mengalami perubahan.

Menurut Wisnu, penetapan HPE periode April 2020 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement