nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TKI dari Malaysia Positif Corona Bakal Ditampung di Pulau Galang

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 17:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 01 470 2192514 tki-dari-malaysia-positif-corona-bakal-ditampung-di-pulau-galang-x10TseQ1SB.jpg Fasilitas Observasi Karantina Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Dok. PUPR)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo usai meninjau pembangunan fasilitas observasi/penampungan /karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya COVID-19 (Corona) di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Ditargetkan pekan depan sudah dapat dioperasikan.

“Fasilitas observasi/penampungan/karantina ini maksimal Senin 6 April sudah bisa dioperasikan, memang ada keterlambatan kemarin sekitar 3-4 hari karena transportasi bahan-bahan material dalam pengiriman terkendala cuaca,” kata Presiden Jokowi, dalam keterangan Kementerian Keuangan, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Intip Jeroan Fasilitas Karantina Covid-19 yang Baru Ditinjau Presiden Jokowi

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Negara didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Turut hadir juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sekaligus Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19.

Rencana kapasitas tampung Fasilitas Penampungan/Karantina/Observasi adalah 1.000 tempat tidur. Pada Tahap I akan dibangun 2 gedung bertingkat 2 untuk menampung 360 tempat tidur yang terdiri dari fasilitas observasi sebanyak 340 tempat tidur, sedangkan 20 tempat tidur lainnya merupakan fasilitas ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU).

Baca Juga: Bangunan Utama untuk Fasilitas Karantina Covid-19 di Batam Sudah 95%

Adapun sebanyak 340 tempat tidur fasilitas observasi akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 240 tempat tidur dan 100 tempat tidur untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sisanya 640 tempat tidur akan dilaksanakan pembangunan fasilitasnya pada tahap II.

“Semua ini memang kita rencanakan dan kita siapkan, kita berharap tidak dipakai, tetapi paling tidak kita siapkan. Ada mobilitas Tenaga Kerja Indonesia dari Malaysia yang pulang untuk mudik, ini harus kita kontrol dan bersih, sehingga tidak menyebar. Nanti kalau semua sudah selesai, fasilitas ini kita siapkan untuk rumah sakit penyakit menular dan riset,” tutur Presiden.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini