Soal Wacana Tidak Ada Mudik, Menko Luhut: Tergantung Keadaan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 April 2020 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 320 2199174 soal-wacana-tidak-ada-mudik-menko-luhut-tergantung-keadaan-3t9YwxfLqu.jpg Luhut Binsar Pandjaitan (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah terus membuat kebijakan agar masyarakat tidak melakukan bepergian jarak jauh, terutama dari Jabodetabek. Hal ini untuk menekan angka penderita virus Corona atau Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa beberapa tarif transportasi sengaja dinaikkan. Serta, penumpang dibatasi seakan adanya larangan mudik Lebaran.

 Baca juga: Ada Larangan Mudik, Sebaran Uang Rp3,4 Triliun Terancam Gagal Pulang Kampung

"Ya emang kita enggak mau orang pergi dari Jakarta, karena apa? Karena kita ingin semua tinggal di tempat," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya, bukan tidak mungkin jika pemerintah mengatakan tidak ada mudik. Hal ini tergantung penilaian dari penyebaran virus Corona.

 Baca juga: Kemendes PDTT Beberkan Alasan Kepala Desa Tolak Mudik 2020

"Mungkin saja (tidak ada mudik) tergantung bagaimana nanti penilaian kita dari keadaan ini. Kalau saja peningkatan (pasien Corona) ini makin banyak atau belum turun atau turunnya belum signifikan, yaa bisa saja kita bilang, oke tutup saja jangan ada (mudik) dulu," ujarnya.

Hal ini dikarenakan, lanjut Luhut, Pemerintah tidak ingin kawasan lain menjadi epicentrum penyebaran Covid-19. Pasalnya, saat ini hanya DKI Jakarta yang menjadi epicentrumnya.

"Karena apa, kita enggak mau Jakarta sudah jadi epicentrum pindah ke Jawa atau ke mana," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini