Presiden Jokowi Minta Jangan Ada PHK Besar-besaran di Industri Pariwisata

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 16 April 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 320 2200005 presiden-jokowi-minta-jangan-ada-phk-besar-besaran-di-industri-pariwisata-jACFYKTXWS.jpg Presiden Jokowi Telekonferensi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Sektor Pariwisata paling terdampak di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan yang dilakukan oleh seluruh negara terdampak untuk menekan angka penyebaran wabah tersebut.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin sektor pariwisata tetap bisa bertahan hingga keadaan kembali membaik. Hal ini membuat perlunya stimulus ekonomi bagi pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 Baca juga: 3 Permintaan Presiden Jokowi untuk Selamatkan Sektor Pariwisata di Tengah Covid-19

"(Stimulus ekonomi) ini betul-betul harus dilakukan agar (sektor pariwisata) bertahan dan tidak melakukan Pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran," ujar Jokowi dalam telekonferensi pembuka rapat terbatas, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Dirinya meyakini, dampak tersebut hanya sampai pada akhir tahun. Sedangkan, di tahun depan akan menjadi lonjakan di sektor pariwisata.

 Baca juga: 3 Jurus Wishnutama Hadapi Tekanan Virus Corona di Industri Pariwisata

"Semua orang ingin keluar, semua orang ingin menikmati kembali keindahan-keindahan yang ada di daerah-daerah ada yang pariwisatanya, optimisme ini yang harus diangkat," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini