Sederet Fakta Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Naiknya Sampai 50%

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 19 April 2020 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 320 2200014 sederet-fakta-kenaikan-harga-tiket-pesawat-naiknya-sampai-50-sL8cMz9mIl.jpg Rencana Kenaikan Tiket Pesawat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berencana menaikan tarif tiket pesawat hingga 50%. Hal ini pun akan segera diputuskan dalam beberapa hari ke depan.

Ada dua poin utama kenapa tiket pesawat dinaikan. Pertama, supaya masyarakat tidak berpergian karena pandemi virus corona. Kedua, membantu industri penerbangan yang sedang kesulitan.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik soal rencana kenaikan tiket pesawat terbang, Minggu (19/4/2020):

1. Rencana Kenaikan Tarif Batas Atas Pesawat

Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan aturan pembaruan terkait tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat. Aturan ini menyusul ditetapkannya zona pembatasan sosial berskala besar atau PSBB untuk menekan jumlah penyebaran virus Corona di beberapa daerah.

"Keputusan Menteri untuk Tarif Batas Atas (TBA) dengan kenaikan. Hal ini dilakukan karena pada saat wabah ini, pergerakan mereka sangat kecil sekali," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto.

2. Bantu Industri Penerbangan

Menurut Novie Riyanto, adanya PSBB ini membuat pergerakan dan pendapatan yang didapat sangat kecil. Sehingga, pemerintah akan menyiapkan beberapa opsi untuk membantu industri penerbangan.

Menurut Novie, nantinya perhitungan kenaikan tiket ini adalah setiap satu penumpang akan dihitung 2. Mengingat, pemerintah juga membatasi kapasitas angkut dari pesawat hanya 50% saja.

"Hitungannya gimana, nanti penumpang yang satu ini seolah-olah jadi dua, karena batas maksimal. Dua kali lipat ditambah pajak-pajak lain," kata Novie.

3. Rencana Kenaikan 50%

Pemerintah akan menaikan tarif tiket pesawat sebesar 50%. Rencana keputusan tersebut akan diputuskan dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, pemerintah juga membatasi kapasitas angkut dari pesawat. Hanya sekitar 50% dari total kapasitas yang tersedi boleh naik termasuk dengan awak kabin dan pilot.

4. Tiket Naik Supaya Masyarakat Tidak Pergi

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, dinaikannya tiket pesawat, agar masyrakat khususnya yang ada di Jakarta tidak berpergian. Hal ini juga bisa membantu untuk memutus penyebaran virus corona.

"Kita naikin saja. Karena biar enggak ada yang keluar dari Jakarta. Kuota juga 50%," ujarnya.

5. Industri Penerbangan Terpukul Covid-19

Selama pandemi corona ini, banyak pesawat yang tidak beroperasi dan tetap terparkir di beberapa bandara. Sedangkan biaya parkir pesawat membangkak sedangkan tapi tidak ada pemasukan yang didapat oleh maskapai.

"Industri penerbangan semua terpukul. Sewa parkir pesawat terbang di Halim dan Cengkareng kita perhatikan," kata Luhut. (fbn)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini