JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan realokasi anggaran sebesar Rp500 miliar. Hal ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk membantu dan menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, realokasi anggaran ini akan digunakan untuk memberikan bantuan pada pekerja dan sektor pariwisata yang terdampak. Apalagi, pekerja di sektor pariwisata inilah yang paling pertama kali terdampak oleh virus corona.
Baca juga: Pariwisata Rebound Tahun Depan, Wishnutama Minta Toilet di Tempat Wisata Harus Bersih
Nantinya realokasi anggaran tersebut secara spesifik akan digelontorkan untuk lima program khusus selama masa darurat COVID-19. Program pertama yakni penyediaan fasilitas untuk Tenaga Kesehatan RS Rujukan rekomendasi Gugus Tugas Nasional.
Di sisi lain dilakukan berbagai gerakan dan program yang melibatkan dan membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung. Selain itu mendorong berbagai program ketahanan usaha dan bantuan langsung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kemudian pelatihan online di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Baca juga: Jika Virus Corona Selesai, Jokowi: Tahun Depan Sektor Pariwisata Akan Booming
Selanjutnya Kampanye Nasional dengan berbagai stakeholders berkaitan dengan COVID-19 serta mendorong berbagai program ketahanan usaha dan bantuan langsung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
"Kemenparekraf sudah menjalankan (realokasi) anggaran Rp500 miliar. Sudah dijalankan di Jabodetabek," ujarnya dalam teleconfrence, Kamis (16/4/2020).
Ke depan pihaknya juga akan menghitung kembali anggaran mana saja yang bisa dihemat untuk membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain realokasi, pihaknya telah menerapkan program khusus selama masa tanggap darurat COVID-19 agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termitigasi selama pandemi.
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Jangan Ada PHK Besar-besaran di Industri Pariwisata
“Presiden mengarahkan bahwa kita akan melakukan program perlindungan sosial bagi para pelaku wisata dan Kemenparekraf realokasi anggaran Rp500 miliar ini potensinya akan dikembangkan terus,” kata
Wishnutama menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Keuangan) secara intensif. Hal ini untuk mencari solusi pemberian bantuan dan inesntif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
“Realokasi kita juga akan melakukan berbagai macam program yang sifatnya padat karya dan ini akan eksplor lebih lanjut dengan kementerian-kementerian terkait termasuk stimulus ekonomi untuk industri ekonomi kreatif ini agar bisa bertahan melalui situasi yang saat ini terjadi,” katanya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.