Ada 2.000, Jangan Salah Pilih Pelatihan Kartu Prakerja

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 16 April 2020 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 320 2200363 ada-2-000-jangan-salah-pilih-pelatihan-kartu-prakerja-NOOpjLYO3T.jpg Menko Airlangga soal Kartu Prakerja (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang pertama resmi ditutup. Nantinya peserta yang lolos pada gelombang ini mulai melakukan pelatihan.

Data mencatat jumlah yang melakukan registrasi sebanyak 5.923.350, yang sudah melakukan verifikasi NIK sebanyak 3.269.445 (55%), dan yang sudah bergabung di gelombang pendaftaran atau Join Batch pertama sebanyak 2.061.500.

Terjadwal pada Jumat 17 April 2020, Pemerintah akan mengumumkan peserta gelombang I. Di hari yang sama, peserta juga sudah dapat menggunakan bantuan pelatihan di 8 mitra platform digital.

Baca Juga: Gelombang Pertama, Menko Airlangga: 2,08 Juta Peserta Sudah Bergabung Kartu Pra-Kerja 

Bagi peserta yang diterima, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato menuturkan, dapat langsung membeli pelatihan yang diinginkan. Pembayaran dilakukan menggunakan Kartu Prakerja, dengan kode unique 16 angka.

“Apabila pendaftaran belum diterima, calon peserta dapat bergabung di gelombang pendaftaran selanjutnya dan tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal, tinggal pilih nanti mau bergabung di gelombang berapa,” katanya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan paket manfaat total senilai Rp3.550.000, yang terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1.000.000 yang dapat dipergunakan untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital.

“Insentif akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta,” tutur Airlangga.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Pra-Kerja Ditutup, Ini Tahapan Selanjutnya 

Insentif tersebut terdiri dari 2 bagian. Pertama, Insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp2.400.000, terdiri dari Rp600.000 per bulan.

“Kedua, ada insentif pasca pengisian, yaitu survei evaluasi sebesar Rp50.000 per surveinya. Ada 3 survei sehingga totalnya Rp150.000,” kata Airlangga.

Sampai hari ini, terdapat 2.000 jenis pelatihan secara daring dari 198 lembaga pelatihan yang bekerjasama dengan 8 platform digital.

Airlangga mengimbau agar peserta dapat mulai mengunjungi situs platform digital, membandingkan harga, dan memilih jenis pelatihan sesuai minat atau kebutuhan.

Manajemen pelaksana dan platform akan fokus menambah jumlah dan variasi jenis maupun lembaga pelatihan. Jenis pelatihan secara offline atau dengan tatap muka dapat dilaksanakan setelah Pemerintah mengevaluasi aspek keamanan dan setelah pembatasan sosial telah dicabut.

“Statistik menunjukkan, antusias masyarakat terhadap Program Kartu Prakerja sangat besar,” tutur Menko Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini