Sambut Hari Kartini, 48% CFO di Indonesia Adalah Wanita

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 320 2202532 sambut-hari-kartini-48-cfo-di-indonesia-adalah-wanita-ob7OxPQj9z.jpg Posisi Manajemen Senior, 37% Diisi oleh Wanita. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Menyambut Hari Kartini, kehadiran serta peran para wanita di posisi manajemen perusahaan untuk membawa pandangan berbeda dari para pemimpin pria sangat dibutuhkan dalam kondisi sulit saat ini untuk menjaga kinerja perusahaan.

Mengutip data laporan Women in Business diambil dari Laporan Bisnis Internasional Grant Thornton (IBR), Selasa (21/4/2020), menggambarkan tingginya persentase wanita di posisi manajemen senior sebesar 37%. Hal ini menunjukkan bahwa perspektif wanita di dunia bisnis dari seluruh dunia telah memberikan kontribusi nyata untuk pertumbuhan bisnis perusahaan.

Dalam situasi seperti ini, manajemen finansial menjadi salah satu posisi yang ikut berdiri di garda terdepan di tengah melawan dampak finansial akibat pandemic virus corona.

Menurut laporan tersebut, posisi Chief Finance Officer (CFO) yang diduduki wanita di jenjang manajemen senior di Indonesia adalah sebesar 48%. Tingginya angka ini setiap tahun menunjukkan peran wanita yang signfikan dalam manajemen finansial perusahaan.

Kartini masa kini memainkan banyak peranan dalam keluarga. Peran Kartini-Kartini dalam rumah tangga menjadi semakin penting dalam situasi pandemi seperti sekarang.

Kartini modern perlu mendampingi anak belajar dari rumah, memastikan tiap anggota keluarga tetap sehat dan terjaga asupan gizinya. Bukan tidak mungkin Kartini masa kini juga perlu menciptakan kegiatan bermain agar anak-anak tidak bosan berdiam diri di rumah.

Selain peran-peran di atas, sudah menjadi hal yang lumrah seorang wanita memainkan peran sebagai Chief Financial Officer (CFO). Di masa pandemi seperti ini, wanita perlu mampu mengelola cashflow keluarga agar bisa memenuhi kebutuhan selama di rumah.

Bukan tidak mungkin, pandemi ini juga sedikit banyak mengurangi pendapatan rumah tangga, sehingga peran ibu dalam mengatur keuangan keluarga kian diperlukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini