Soal Impor Jamu dari China, Ini Jawaban Satgas DPR

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 27 April 2020 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 320 2205741 soal-impor-jamu-dari-china-ini-jawaban-satgas-dpr-M3RC7hn66l.jpg Jamu (Foto: Indoindian)

JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu) Dwi Ranni Pertiwi mempertanyakan langkah Satgas DPR RI yang mengimpor jamu untuk menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Terkait hal itu, Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus anggota Satgas Covid-19 DPR RI Andre Rosiade menyebut pihaknya mengakui telah membagi-bagikan obat tradisional impor dari China secara gratis. Namun, obat itu jumlahnya hanya sedikit dibandingkan produk lokal yang juga dibagikan ke masyarakat.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Harga Bahan Baku Jamu Kian Mahal

"Jadi, obat itu, dari 15 bahan jamu, dari 13 bahan ada di Indonesia, hanya 2 yang diimpor dari China. Pertanyaan kenapa direkomendasikan? Sebab herbal fit ini teruji," ujar dia pada saat rapat kerja secara virtual, Senin (27/4/2020).

Dia menceritakan ada salah satu pimpinan DPR dan enam keluarganya terpapar Covid-19 dan mereka sembuh. "Sehingga dia bernazar bantu pasien Covid-19 dengan memberikan obat tersebut," jelas dia.

Baca juga: Keren! Pengusaha Muda Jajaki Ekspor Jamu ke Australia

Pihaknya menegaskan, jamu impor dari China tersebut tidak untuk dikomersialkan di Indonesia.

"Maka itu tidak ada komersial. Apabila ada masukan silahkan diskusi, silakan Komisi IX banyak bidangi satgas, dan lain-lain. Tapi jangan sampai Ibu, mohon maaf menyerang satgas ini. Jangan kami diserang. Dan ini aksi spontanitas untuk bantu masyarakat," ungkap dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini