Jokowi Minta BUMN dan Kementan Buka Lahan Baru untuk Tanam Beras

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 320 2206246 jokowi-minta-bumn-dan-kementan-buka-lahan-baru-untuk-tanam-beras-FQ0YCaeyyT.jpg Pembukaan Lahan untuk Pertanian. (Foto: Okezone.com/Kementan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka lahan-lahan baru. Lahan baru ini bisa digunakan untuk aktifitas produksi beras atau komoditas pangan lainnya.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada banyak lahan baru yang bisa dimanfaatkan oleh Kementerian Pertanian maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti lahan-lahan gambut yang ada di Kalimantan.

"Pemerintah mendorong, Presiden meminta BUMN dan daerah serta Kementerian Pertanian membuka lahan baru untuk persawahan. Yaitu lahan basah atau lahan gambut," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Ada Wabah Corona, Produk Pertanian Justru Laku Keras

Menurut Airlangga, daerah Kalimantan Tengah saja, ada sekitar 900.000 hektare (ha) yang bisa dimanfaatkaan. Dari jumlah tersebut 300.000 ha di antarannya bahkan sudah siap untuk digunakan sebagai lahan pertanian.

Kemudian mayoritas di antarannya sudah dikuasai oleh perusahaan BUMN. Berdasarkan perkiraannya ada sektitar 200.000 ha yang sudah dikuasai oleh perusahaan plat merah.

"Yang di kalteng diperkirakan ada lebih 900.000 ha yang sudah siap 300.000 ha. Juga yang dikuasai BUMN ada sekitar 200.000 ha. Agar dibuat perencanaan agar bisa ditanami padi," kata Airlangga.

Menurut Airlangga, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kelangakaan pada stok beras akibat musik kekeringan. Meskipun BMKG sudah menyebut tidak akan ada cuacai ekstrim yang terjadi hingga akhir tahun nanti.

"Namun kita perlu mengantisipasi kekeringan yang akan melanda di beberapa negara. Dan di Indonesia, walaupun BMKG sampaikan tidak akan ada cuaca kering ekstrem. Namun kami monitor apakah di Semester II, tantangan alam baik kekeringan atau hama 5 tahunan," kata Airlangga

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini