Share

70% Bisnis Pariwisata dan Restoran Tergerus Virus Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 320 2206869 70-bisnis-pariwisata-dan-restoran-tergerus-virus-corona-ywuzmIOjRP.jfif Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menyebut kinerja industri mulai terganggu dengan adanya virus corona. Bahkan ada beberapa industri yang harus terpaksa menghentikan aktivitasnya karena adanya pandemi virus corona (covid-19).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu sektor yang paling terdampak adalah pariwisata dan restoran. Tak tanggung-tanggung 70% sektor pariwisata dan restoran sudah mulai merasakan dampaknya dari mulai penurunan pendapatan hingga ada yang ditutup.

Hal ini cukup wajar, mengingat masyarakat tidak berpergian kemana mana selama pandemi corona. Apalagi, pemerintah juga melakukan pembatasan pada aktivitas orang baik dari dalam maupun luar negeri.

 Baca Juga: Industri Pariwisata Diprediksi Kembali Booming Tahun Depan, Ini Faktanya!

"Yang terparah sektor pariwisata dan resto. Yang rata-rata udah kena (penurunan pendapatan) 70%," ujarnya dalam telekonferensi, Rabu (29/4/2020).

Sementara untuk sektor lainnya juga cukup banyak. Ada sekitar 22% baik dari sektor manufaktur maupun industri lainya yang mulai merasakan efek dari virus corona ini.

Namun menurut Airlangga, ternyata ada juga beberapa industri yang justru memiliki kinerja moncer. Sebut saja seperti industri karet, kesehatan hingga makanan pokok yang memiliki kinerja positif di tengah pandemi virus Corona.

Baca Juga: Pandemi Corona, Kemenparekraf Dorong Pelaku Usaha Kreatif Go Digital

"Sektor lainnya 22% dan ada sektor sektor yang masih baik seperti industri karet kulit, makanan pokok, farmasi, kesehatan dan minyak nabati masih positif," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Airlangga, pemerintah akan menyiapkan bantuan atau stimulus untuk beberapa sektor yang terdampak. Khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang paling terpukul oleh covid-19.

"Dalam rapat kami sudah melaporkan ke bapak Presiden bahwa pemerintah memberikan dukungan ke sektor perekonomian, karena sektor riil ini terima dampak karena covid-19," kata Airlangga.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini