May Day, Buruh Minta Libur Berbayar dan THR di Tengah Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 01 Mei 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 320 2207650 may-day-buruh-minta-libur-berbayar-dan-thr-di-tengah-covid-19-tWu81ybXMi.jpg PHK (Okezone)

JAKARTA - Hari Buruh kembali diperingati dengan berbagai tuntutan akan keadilan. Apalagi, di tengah wabah virus corona atau Covid-19 ini.

Covid-19 telah membuat dunia mengalami krisis kesehatan serta menyerang perekonomian, tak terkecuali Indonesia. Banyak pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga dirumahkan imbas antisipasi penyebaran wabah tersebut.

 Baca juga: May Day, Buruh Tolak PHK hingga Minta Pengusaha Bayarkan THR

Oleh sebab itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSP) Said Iqbal mendesak agar perusahaan segera meliburkan buruh dengan tetap membayar upah dan THR penuh. Hal ini agar daya beli buruh dan masyarakat tetap terjaga.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan agar buruh tidak terpapar virus corona,” tegas Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Sampai saat ini, buruh masih tetap bekerja. Akibatnya, sudah banyak pekerja yang diduga terpapar Corona dan meninggal dunia.

 Baca juga: May Day, Para Buruh Peringati dengan Cara Berbeda

Dirinya mencontohkan beberapa perusahaan seperti PT Pemi pabrik komponen otomotip di Tangerang, PT Denso pabrik AC di Bekasi, PT Yahama Music di Jakarta, hingga Pabrik Rokok Sampoerna di Surabaya. Padahal kesemua daerah tersebut sudah ditetapkan PSBB.

"Tapi mayoritas pabrik belum meliburkan buruhnya," ujarnya.

Seperti diketahui, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) akan memperingati May Day 1 mei 2020 dalam bentuk bhakti sosial dengan memberikan baju APD tenaga medis lengkap ke rumah sakit dan klinik.

Penyerahan APD ini akan dilakukan pada tanggal 1 Mei 2020. Diantaranya di Rumah Sakit di tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, di rumah sakit di Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI Said Iqbal, dan rumah sakit di Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini