Turis Asal Malaysia Masih Sering Berpergian ke Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Mei 2020 20:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 320 2209114 turis-asal-malaysia-masih-sering-berpergian-ke-indonesia-vgpNzdLSkU.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut ada pergesaran pada jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia. Pergeseran ini terjadi setelah anjloknya kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia imbas virus corona.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, saat ini jumlah wisman terbanyak yang berkunjung ke Indonesi dipegang oleh Malaysia. Setelah sebelumnya, wisman asal China lah yang selalu menjadi yang paling banyak berkunjung ke Indonesia.

 Baca juga: Efek Covid-19, Turis Asal China Anjlok 97,46%

Adapun pada Februari ini, jumlah kunjungan wisman Malaysia mencapai 113,8 ribu atau turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 175.252 turis. Angka tersebut berkontribusi sebesar 24,2% total kunjungan wisman ke Indonesia yang jumlahnya mencapai 470,9 ribu.

"Dari 470,9 ribu kunjungan wisman pada maret 2020, paling banyak berasal dari negara Malaysia sebesar 113,8 ribu kunjungan," ujarnya dalam teleconfrence, Senin (4/5/2020).

 Baca juga: Hampir Seperti 2007, Turis Asing ke RI Anjlok 45,5% di Maret Imbas Covid-19

Setelah itu, ada Wisman asal Timor Lester dengan 86,3 ribu atau berkontribusi sebesar 18,3% dari total Wisman. Kemudian disusul dengan turis asal Australia dengan 41 ribu orang atau 8,7% dari total turis di Maret 2020.

Lalu ada wisman asal Singapura dengan kunjungan selama Maret mencapai 39,8 ribu atau 8,4% dari total turis asing yang berkunjung ke Indonesia.. Kemudian di tempat kelima ada wisman asal Inggris yang mencatatkan kunjungan sebesar 14,2 orang atau 3% dari total wisman.

Menurut Kecuk, penurunan wisman ini menyusul anjloknya kunjungan dari turis asal China. Pada Maret 2020, jumlah turis asing asal China anjlok 97,46% sekaligus menjadi negara dengan jumlah penurunan yang paling besar jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

 Bacajuga: Meski Ada Corona, Turis Malaysia Paling Banyak Jalan-Jalan ke Indonesia

Setelah China, sebenarnya ada Hong Kong yang juga anjlok 96,13% (yoy). Kemudian disusul denga negara Kuwait yang mana jumlah turis yang berkunjung ke Indonesia turun 89,92% (yoy).

Kecuk menambahkan anjloknya jumlah wisman ini disebab oleh virus corona. Sehingga beberapa negara memutuskan untuk melakukan lock down dan memberhentikan penerbangannya untuk menguragi penyebaran virus corona.

"Karena pembatasan akitvitas sosial, lockdown di beberapa engara dan pemberhentian beberapa penerbangan dan sebagainya," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini