Melambat, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 2,97% pada Kuartal I-2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 20 2209374 melambat-ekonomi-indonesia-hanya-tumbuh-2-97-pada-kuartal-i-2020-Tdcl6B9PEx.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2020 mencapai 2,97%. Pertumbuhan ini melambat dibandingkan kuartal I-2019 yang mencapai 5,07% secara year on year (yoy).

Sementara, dalam quartal to quartal (qnq) pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2020 tumbuh minus 2,41% dibanding kuartal I-2019 yang sebesar minus 0,52%. Hal ini disampaikan Kepala BPS Suhariyanto dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Baca Juga: Siap-Siap, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2020 Akan Diumumkan

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, pertumbuhan kuartal I-2020, memang masih cukup tinggi. Namun dirinya memperkirakan angkanya akan berada di bawah 4,5%.

Hal tersebut dikarenakan data dan indikator ekonomi pada awal tahun yakni Januari dan Februari masih cukup positif. Namun pada Maret, seluruh indikator ekonomi khususnya yang berasal dari sektoral mulai mengalami penurunan secara drastis.

"Kalau dilihat dari data sektoral itu kelihatan banyak sekali perkembangan yang Januari Februari masih positif tapi di Maret itu baru mulai drop karena itu saya melihat katakanlah di bulan Maret itu langsung drop jadi angkanya masih diatas 4% tapi masih di bawah 4,5%," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun

Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya sekitar 4,5% hingga 4,6%. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi awal pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama ini disumbang oleh perbaikan ekonomi dari tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari positifnya pertumbuhan ekonomi pada periode Januari hingga awal pekan Maret.

"Jadi Januari hingga Maret ada momentum pemulihan dari 2019 yang cukup lemah di kuartal I itu kita proyeksi 4,5% dan 4,6% masih tinggi meskipun turun di bawah 5%," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini