Transportasi Umum Kembali Beroperasi, KAI Belum Buka Penjualan Tiket Kereta

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210494 transportasi-umum-kembali-beroperasi-kai-belum-buka-penjualan-tiket-kereta-lUrRChyagG.jpg Kereta Api (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memperbolehkan transportasi umum antar kota untuk beroperasi kembali. Hal ini seiring keluarnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Nomor 4 Tahun 2020.

Baca Juga: Garuda Indonesia Beroperasi Lagi, Masyarakat Sudah Bisa Pesan Tiket

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Joni Martinus mengatakan hingga saat ini pihaknya belum membuka pemesanan tiket baik secara online maupun offline. Sebab perseroan belum akan mengoperasikan kembali seluruh armada kereta antar kota.

"Betul (masih belum ada pengoperasian kereta). Saat ini sedang dibahas oleh PT KAI dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (7/5/2020)

Baca Juga: Lion Air Group Buka Penerbangan Mulai 10 Mei 2020

Joni belum bisa memastikan kapan perseroan akan kembali membuka reservasi dan perjalanan kereta. Sebab saat ini, pihaknya masih melakukan pembahasan secara intensif dengan Kementerian Perhubungan.

"Ini masih dalam pembahasan/ Saya belum bisa memberikan info lebih lanjut. Hari ini masih ada lanjutan pembahasan dengan DJKA," ucapnya.

Berbeda dengan KAI, Garuda Indonesia justru memilih untuk membuka kembali penerbangannya pada hari ini. Bahkan sejak pukul 00.01 dini hari, Garuda sudah mulai melayani penumpang.

Direktur Utama Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya bakal memperketat penerimaan dan screening penumpang. Misalnnya saja, penumpang yang ingin terbang harus menyertakan surat keterangan sehat dari rumah sakit.

"Garuda Indonesia menerapkan prosedur penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan yang dioperasikan, antara lain melalui pemberlakuan ketentuan penyertaan surat keterangan sehat dan negatif covid-19 dari Rumah Sakit," ucapnya.

Bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas harus dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Identitas Kantor dan surat tugas dari kantor. Selain itu, penumpang juga harus menyertakan surat pernyataan tidak mudik atau surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan.

"Selain itu, penumpang wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan seusai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku," ucap Irfan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini