Krisis Keuangan di Kebun Binatang Ukraina, 50 Pegawai di PHK

Minggu 10 Mei 2020 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 10 320 2211836 krisis-keuangan-di-kebun-binatang-ukraina-50-pegawai-di-phk-Us6sq5V69z.jpg PHK. Ilustrasi: Okezone.com

JAKARTA - Kebun binatang di Desa Demydiv, Ukraina dilanda krisis keuangan. Kebun binatang kehabisan uang dan hampir tidak dapat menutupi tagihan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi yang tepat untuk satwanya.

Bahkan Petugas kebun binatang Mykhailo Pinchuk mengatakan, dari 70 anggota staf, kebun binatang hanya mempertahankan 20 orang saja dengan gaji minimum.

Baca Juga: Tutup Pabrik di Tangerang, Produsen Sepatu Adidas PHK 2.500 Pekerja

Krisis keuangan membuat petugas kebun binatang harus menyesuaikan pola makan satwa. Harimau hanya diberi makan ayam, bukannya babi atau sapi yang lebih mahal, dan apel menggantikan mangga dan nanas untuk monyet.

Kondisi tersebut terjadi sejak Maret ketika pihak berwenang Ukraina memberlakukan karantina wilayah untuk menahan penyebaran virus corona. Otomatis tidak ada pengunjung yang diizinkan mengunjungi kebun binatang.

Pinchuk mengatakan binatang-binatang, yang dilahirkan di penangkaran dan terbiasa dengan kehadiran manusia merasa kesepian. Beberapa orangutan bahkan menangis di kandang mereka.

Baca Juga: Tutup Pabrik di Tangerang, Produsen Sepatu Adidas PHK 2.500 Pekerja

"Bahkan binatang berkuku mendekatiku ketika aku berjalan melewati kandang mereka. Mereka meregangkan leher mereka melalui lubang-lubang di pagar untuk melihat siapa yang akan datang, dan meminta Anda untuk mendekat dan memberi mereka makanan," katanya dilansir dari VOA, Minggu (10/5/2020).

"Mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi, karena situasinya telah berubah. Mereka baik-baik saja dengan situasi sebelumnya, mereka menikmati kebersamaan orang-orang," imbuh dia.

Pinchuk mendesak orang untuk menyumbang untuk mendukung kebun binatang, yang merupakan rumah bagi 400 satwa termasuk anjing laut, kuda nil dan jerapah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini