JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) memperkirakan masih ada masyarakat yang mudik. Khususnya mereka yang berada di daerah-daerah atau yang biasa disebut dengan fenomena mudik lokal.
GM Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad Hendri Taufik mengatakan, fenomena mudik loka ini umumnya terjadi di daerah-daerah. Misalnya saja di Surabaya yang diperkirakan akan ada 150.000 kendaraan yang bakal mudik.
Baca juga: Begini Petunjuk Operasional Moda Transportasi di Tengah Larangan Mudik
150.000 itu rata-rata akan meniggalkan kota Surabaya menuju daerah di sekitarnya seperti Malang. Fenomena mudik lokal ini diperkirakan akan terjadi pada H-7 Lebaran hingga H+1 Lebaran.
"Berdasarkan analisa yang kami buat, pergerakan lalu lintas kendaraan mudik dan balik wilayah timur punya karakteristik sendiri. Jadi pergerakannya didominasi pergerakan mudik lokal," ujarnya dalam telekonferensi dikutip Rabu (13/5/2020).
Baca juga: Mudik Tetap Dilarang, Ini Cara Refund Tiket Pesawat
Berbeda dengan arus mudik, arus balik lebaran akan terjadi pada H+7 lebaran. Ada sekitar 161.015 kendaraan yang bakal melalui sejumlah Gerbang Tol (GT) seperti GT Gempol, atau GT Kejapanan Utama.