2.200 Karyawan BUMN Status ODP Covid-19, Wamen Minta Diberikan Perawatan Cepat

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 320 2213583 2-200-karyawan-bumn-status-odp-covid-19-wamen-minta-diberikan-perawatan-cepat-EZ4umWU6In.jpg Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BUMN diminta tanggung jawab untuk melindungi dan memberikan perawatan cepat kepada karyawannya di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menekan angka tertularnya karyawan BUMN dari virus Corona.

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 2.200 karyawan yang masuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP). Karyawan yang sudah positif Covid-19 sekitar 69 orang, dan yang meninggal dunia tercatat sekitar 14 orang.

Baca Juga: Babak Belur Lawan Corona, BUMN Bakal Disuntik Modal

"Saya ingin semua memastikan karyawan dan karyawati BUMN serta keluarga di tempat perusahaan Anda, bekerja dalam kondisi aman, serta kalaupun sampai kena juga dapat terdeteksi cepat dan mendapatkan perawatan yang cepat," ujar Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin dilansir dari Sindonews, Rabu (13/5/2020)

Dia pun meminta kepada seluruh direktur SDM harus bisa menerapkan protokol-protokol medis secara disiplin di setiap perusahaannya masing-masing.

Baca Juga: Stimulus Pariwisata, Sri Mulyani Sebar Voucher Makan Rp25 Triliun untuk Kelas Menengah

"Konsisten dengan pesan saya sebelumnya ini adalah tanggung jawab kita bersama, terutama direktur SDM untuk memastikan seluruh karyawan, karyawati dan keluarga kita itu terjaga," ujarnya.

Masalah penanganan Covid-19 ini, Budi meminta agar dijadikan prioritas utama.

"Bagi kita satu orang meninggal saja sudah merupakan hal yang buruk, kita sekarang sudah ada 14 korban meninggal. Saya ingin agar seluruh direktur SDM perusahaan BUMN secara serius menangani hal ini, jadi harus menjadi prioritas utama," tutupnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini